Biar Tidak Cepat Pikun

Otak adalah salah satu organ paling vital di tubuh kita. Otak merupakan organ yang mengolah setiap rangsangan dari dalam dan luar tubuh untuk diterjemahkan menjadi apa yang kita sebut sebagai rasa/perasaan. Berkaitan dengan fungsinya untuk berfikir, maka otak juga mampu menyimpan data sampai sekitar 1 juta TeraByte…..wow, keren banget khan otak kita.

Namun sayangnya, tidak banyak orang yang mengerti bagaimana caranya menjaga kesehatan dan vitalitas otak. Sehingga banyak dari kita yang menderita penyakit di otak seperti kepikunan.

Kepikunan memang sering dialami oleh para lansia, namun tidak menutup kemungkinan pula bahwa kepikunan juga bisa menyerang golongan yang lebih muda, terlebih usia-usia paruh baya (40 tahun ke atas). Bahkan ada orang berumur 28 tahunan yang sudah mengalami kepikunan dini yaitu si Ryan dari Jombang yang sering lupa bedanya antara ayam dengan manusia…….hiiiiiii ngeri deh kalo dah kayak gitu.

Cara untuk mencegah kepikunan itu cukup simpel, yaitu jangan biarkan otak bekerja terlalu keras dan jangan biarkan otak bersantai terlalu lama. Ternyata, otak itu juga perlu dilatih seperti halnya perut,tangan,dan organ tubuh lainnya. Tentunya latihan otak ini harus disesuaikan dengan usia kita masing-masing. Semakin tua kita, latihan otaknya jangan terlalu berat karena akan menimbulkan stress dan berakibat buruk berupa kerusakan sel-sel otak. Untuk usia muda (antara 17-40 tahun) sebaiknya melatih otak dengan mengasah otak kita seperti melalui menulis, membaca, mengutak-atik computer/mobil (tapi jangan sampai rusak ya), bermain musik, belajar bahasa asing, dan masih banyak lagi. Untuk bapak/ibu yang sudah menginjak paruh baya dan lansia (di atas 40 tahun) bisa mengasah otak dengan kegiatan bersifat rekreasi seperti berdansa, mendengarkan musik, mengisi TTS, menulis biografi kisah hidup sejak masa kanak-kanak. Selain itu, kita juga bisa melakukan latihan gerakan-gerakan senam otak seperti gerakan silang saling bergantian untuk mengaktifkan dua belahan otak secara bersamaan. Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui gerakan apa saja yang perlu dilakukan.

Selain itu, jangan biarkan otak berpikir terlalu keras. Saat kita penat akan suatu masalah, cobalah untuk berekreasi sejenak. Misal, saat mengerjakan suatu tugas kuliah kita berhadapan dengan kebuntuan, jangan paksa otak untuk berpikir, berhentilah sejenak, berdiri dan lakukan sedikit gerakan senam otak tadi, tarik nafas panjang dan hembuskan, duduk lagi sejenak, baru teruskan pekerjaan. Jangan memaksa diri untuk bekerja terus menerus hingga sedikit waktu untuk beristirahat atau berrekreasi. Tidur, adalah cara terbaik untuk mengistirahatkan otak. Tapi tidur terlalu lama akan membuat kinerja otak menurun. Jadi sebaiknya sempatkan 6-8 jam/hari untuk tidur. Jangan kurang dan jangan lebih.

Perlu juga diketahui bahwa gaya hidup tidak sehat selain mengundang datangnya penyakit juga bisa mengganggu fungsi otak. Karenanya lakukan perilaku hidup sehat, seperti melatih kebugaran, menjauhi makanan berlemak, dsb.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kesehatan anda dan keluarga. Mencegah lebih baik daripada mengobati. Dan..

Jangan lupa, besok baca OmongOpo lagi ya…


10 komentar to "Biar Tidak Cepat Pikun"

Silahkan bercuap-cuap ria di sini. Biar lebih seru, pakai smiley/emoticon dengan meng-copy paste-kan kode di samping kanan gambar smiley/emoticon yang diinginkan.

Post a Comment

Baca Juga ya...

Review omongopo.com on alexa.com

Chat and Talk

Berlangganan Artikel OmongOpo

Masukkan Alamat Email Anda:

Diantar Oleh FeedBurner

Blog Archive

Followers