Mendinginkan Minuman dengan Bantuan Matahari

Kalau hari panas paling enak minum minuman yang dingin. Minuman dingin tentunya harus disimpan terlebih dahulu di dalam kulkas. Tapi, masalahnya, di rumah saya belum ada kulkas (maklum di desa) sehingga saya harus mencari alternatif lain untuk membuat minuman menjadi dingin selain membeli es.

Kebetulan, kemarin saya menonton "Backyard Science" yang ditayangkan salah satu stasiun televisi Indonesia. Di dalam acara tersebut dijelaskan bagaimana mendinginkan minuman tanpa menggunakan kulkas maupun es batu. Lalu pake apa? Yup, memakai panas sinar matahari.:galit: Hah, gimana bisa?! Bisa-bisa aja, begini caranya:

1. Sediakan baskom air, pot bunga bekas dari tanah liat, dan tentunya minuman yang ingin kita dinginkan.
2. Bersihkan dulu pot bunga yang akan kita pakai agar tetap higienis.
3. Minuman yang ingin kita dinginkan sebaiknya berada dalam wadah tertutup, seperti kaleng softdrink.
4. Masukkan minuman yang mau kita dinginkan itu ke baskom lalu tutup dengan menggunakan pot tanah liat tadi.
5. Isi baskom dengan sedikit air (kira-kira seperdelapan volume baskom), lalu semprotkan sedikit air ke permukaan pot tanah liat hingga merata dengan menggunakan semprotan bunga.
6. Taruh di tempat terbuka yang ada sinar mataharinya. Apabila air di permukaan pot bunga mengering, semprotkan air lagi ke seluruh permukaan pot. Begitu seterusnya hingga sekitar 1-2 jam.
7. Setelah 1-2 jam, buang air dalam baskom, angkat pot bunga, dan rasakan kesejukan di minuman anda.
8. Cara ini amat cocok diterapkan pada saat kita berjemur di pantai. Gak perlu bawa kulkas, cukup bawa pot dan baskom air saja...hehehe:ahaha:

Kok bisa begitu ya? Ya bisa lah, biar lebih mengerti, begini lho prinsip kerjanya: Kuncinya adalah pada proses penguapan air yang ada di permukaan pot. Saat pot disiram air, udara panas di dalam pot akan mengalir ke permukaan pot karena tekanan udara di dalam pot lebih tinggi daripada tekanan udara di luar pot, sehingga mempercepat penguapan air di permukaan. Bila kita terus menyemprotkan air di atas pot, maka udara panas di dalam pot akan terus berkurang. Sehingga minuman kita menjadi dingin tanpa perlu merusak lapisan ozon. :smile:

12 komentar:

Cebong Ipiet said...

wheheheh onok onok ae
aku mulih ngko sore yeyeyyeyeye

Roni said...

numpang ketawa :D

tetap belajar said...

woke, trik baru nih!

Ijin menukil artikelnya yah? sekalian tukeran link. Silahkan dicek, link posting dan blog Anda sudah saya pasang ...

matur tengkiu!

4ditya92 said...

Waduh mas ini kisah bagus mas ini perlu dibri hak cipta mas. Da dihitung0hitung juga menguntungkan karena hemat listrik tapi capek deh.... :clp:

pingin ngeblog said...

Mosok biso..mas.??
weh njajal sik ah... kaboooor.....

trendy said...

boleh juga tuh idenya...
manstab!

reza said...

hapus semua tentang kapanlagi.com ! kalau mau tahu mengapa ! baca ini http://www.tehobenk.com/kapanlagicom-vs-blogger/ :chn:

Marshmallow said...

kalau mau piknik ke pantai aku bawa cooler bag aja deh, daripada repot bawa pot tanah liat dan nyemprot-nyemprot air tiap bentar.
(hehe! dasar pemalas)
tapi tipsnya oke juga, fik. meringankan beban ozon ya?

Raito666 said...

:clp: :clp:

Salut, salut..
Coba ah.

Ngomong2 saljunya tambah besar ya fik

thegands said...

wow... maknyuss nih caranya... cocok buat anak2 kos-kosan kayak saya ini yang blon mampu beli kulkas..
tapi menunggu 1-2 jam? wadoh........ bisa berabeh neh... paling cuman di hari libur bisa dilaksanakan...

:D

andisukry said...

waaaah ide cemerlang nih bos, tak cobain juga yah siipp :)

satchamo said...

wah...oke juga nich..cobain achh...

Post a Comment